cinta tapi beda (agama)

December 21, 2012
Beberapa waktu yang lalu, saat nonton film 5 cm  ada iklan film yang akan tayang akhir bulan Desember ini. Judulnya Cinta Tapi Beda. Beda disini, ditekankan pada perbadaan agama. Saya tidak akan bahas film itu, yang katanya diilhami dari cerpen selebtwit dwitasaridwita. Hemm..
Cinta tapi beda agama, rasanya jaman sekarang makin banyak. Banyak yang menjalin hubungan dengan lawan jenis beda keyakinan. Teman saya sendiri bahkan ada yang dilahirkan dari pasangan beda agama. Ibu kos saya merupakan pasangan beda agama, lalu anak-anaknya pun dibebaskan memilih agama yang mereka yakini. Lalu bagaimana dengan saya?
Keyakinan harus sama. Dalam ajaran agama saya, masih dan tak akan berubah hal itu. Pernikahan dengan keyakinan berbeda itu tidak sah. Apa dasarnya sih? Logikanya bagaimana, kan masih sesama manusia? Keyakinan itu hal yang “WAJIB” sama.

Kebanyakan kasus yang saya temui memang begitu akhirnya, pacaran beda agama, sudah susah untuk pisah, akhirnya salah satu “pura-pura” pindah agama, nikah dengan agama tertentu, lalu punya anak. Anak-anak diasuh dengan salah satu agama (biasanya ikut agama si ayah). Yang lebih tragis lagi, jika keyakinan agama kedua pasangan tersebut tidak kuat maka kan jadi sama-sama tidak beragama (tidak menajlankan agama masing-masing). Agama A tidak diajalankan, agama B tidak dilakukan, akhirnya anaknya tidak ada pondasi agama. Makan babi iya, sholat juga iya (sholat dang-ding-dong). Yang saya tulis ini bukan karangan saja, tapi sudah banyak kasus yang saya lihat dari sekitar.
Post Comment
Post a comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature