Top Social

Apakah Aku Terpapar Corona?

April 29, 2020

ciri terpapar corona virus
illustration by Freepik

Badanku lemas, batuk tak kunjung berhenti, setiap malam rasanya suhu badanku meninggi. Pada suatu pagi aku memutuskan untuk ke rumah sakit, meski rasanya sangat horor untuk saat ini. Di sisi lain, aku juga berkeyakinan bahwa aku baik-baik saja hanya karena kurang istirahat hingga demam.


Rumah Sakit Yang Menakutkan


Tadinya rumah sakit tak semenakutkan sekarang. Sejak masa pandemi corona, paparan virus di rumah sakit adalah penyebab berkunjung ke dokter sebaiknya dihindari jika tak urgent. Di ruang tunggu aku melihat paramedis memakai alat pelindung diri meski rumah sakit yang kutuju bukan rumah sakit rujukan Covid 19.

Aku menuju poli umum, dokter yang sudah kukenal nampak tergesa. Biasanya dia ramah sekali, tapi kali itu sepertinya panik atau entah bagaimana. Aku ditanyai jua tentang riwayat perjalanan. Ya agak ngeri sih, selama sebulan ke belakang aku termasuk yang bermobilitas tinggi. KRL, kereta jarak jauh, mall, pasar, kemungkinan terpapar menjadi semakin besar.

Dokter meresepkanku antibiotik dan paracetamol. Tidak ada kegawatan yang mengharuskanku memeriksakan darah sebab gejalaku termasuk ringan. Kejadian ini sekitar bulan Maret 2020, kalau digeser 2 minggu kemudian mungkin aku diminta rapid test segera.

Ciri-Ciri Terpapar Virus Corona

Salah seorang temanku yang ternyata juga sakit hampir bersamaan, menjalani rapid test. Kalau dia memang lebih parah, suhu badannya mencapai 39C disertai flu. Jadi, bagaimana sih sebenarnya ciri ciri virus corona

Virus corona bisa menimbulkan beragam gejala pada pengidapnya. Gejala yang muncul ini bergantung pada jenis virus corona yang menyerang, dan seberapa serius infeksi yang terjadi. Berikut beberapa gejala virus corona yang terbilang ringan:

ciri terpapar corona virus
illustration by freepik
  • Hidung beringus.
  • Sakit kepala.
  • Batuk.
  • Sakit tenggorokan.
  • Demam.
  • Merasa tidak enak badan.
Untuk Corona yang lagi jadi pandemi yaitu COVID-19, ada gejala tambahan yang patut diwaspadai seperti:
  • Demam yang mungkin cukup tinggi bila pasien mengidap pneumonia.
  • Batuk dengan lendir.
  • Sesak napas.
  • Nyeri dada atau sesak saat bernapas dan batuk.

Tapi menurut para ahli, untuk saat ini gejala sudah tak se spesifik itu. Kadang nampak seperti cacar, demam berdarah, bahkan tipes. Yang lebih ngeri adalah jika kita amit-amit terpapar, posiriv, tapi tanpa gejala. Bagi diri kitanya sendiri mungkin engga apa-apa tapi kita bisa menulari orang lain tanpa kita sadari.

Jalur Paparan Infeksi Corona

Jadi sebenarnya cirus corona bisa nyebar dari apa saja?
  • Percikan air liur pengidap (bantuk dan bersin). Oleh karenanya kita diwajibkan memakai masker kemanapun saat ini. Tak harus masker medis kok, amsker kain yang properpun boleh.
  • Menyentuh tangan atau wajah orang yang terinfeksi.
  • Menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah memegang barang yang terkena percikan air liur pengidap virus corona. 
  • Tinja atau feses (jarang terjadi).


Manfaatkan Telemedicine

ciri terpapar corona virus
Pasti semua orang sekarang takut ke rumah skait atau klinik kan? Tapi kalau ada gejala engga enak gimana dong? Untungnya di Indonesia saat ini sudah ada aplikais telemedicine yang terpercaya seperti Halodoc. Halodoc merupakan aplikasi kesehatan yang memberikan solusi kesehatan lengkap dan terpercaya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan. Kita bisa membaca banyak artikel mengenai gejala penyakit tertentu, konsultasi via chat dengan dokter, lalu mendapatkan resep dan dikirimi obat loh. Benar-benar engga perlu kemana-mana.

Yuk sama-sama jaga kesehatan diri sendiri dengan mematuhi anjuran pemerintah maupun paramedis agar paparan virus Covid 19 segera hengkang dari planet bumi.

2 comments on "Apakah Aku Terpapar Corona?"
  1. Khawatir akan tertular virus Corona itu wajar aja, asal jangan sampai cemas yang berlebihan apalagi sampai jadi parno. Bisa2 imun tubuh menurun.

    Btw saya pun udah donlot app Halodoc, membantu banget dengan informasinya.

    ReplyDelete
  2. Betul banget, Mbak. Kalau nggak urgent dan sakitnya masih bisa ditahan, sebaiknya memang nggak ke klinik/RS dulu. Bener2 kayak mau berangkat ke medan perang ya. Semoga sehat selalu!

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature